Reli Bitcoin Suku Bunga Fed
Reli Bitcoin Suku Bunga Fed

JAKARTA – Setelah libur Thanksgiving yang diikuti oleh sesi perdagangan Black Friday yang sepi di Amerika Serikat, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang stabil. Bitcoin (BTC), mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, memasuki mode reli moderat, didorong oleh keyakinan yang semakin kuat di pasar keuangan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Desember mendatang.

Konsensus pasar mengenai suku bunga The Fed—yaitu pause atau jeda dalam kenaikan suku bunga—telah memberikan ruang bernapas bagi aset-aset berisiko, termasuk kripto. Investor kini mengalihkan fokus dari kekhawatiran kebijakan moneter yang agresif ke potensi pendorong pertumbuhan di masa depan, seperti persetujuan spot Bitcoin ETF dan event halving tahun depan. Inilah mengapa Reli Bitcoin Suku Bunga Fed menjadi narasi utama di pasar saat ini.

🛑 Keyakinan Pasar: The Fed Sudah “Terkunci” di Desember

 

Faktor utama di balik rally moderat Bitcoin pasca-Thanksgiving adalah hampir pastinya keputusan The Fed pada Desember.

1. Data Inflasi dan Pasar Tenaga Kerja Mendukung Jeda

 

  • Penurunan Inflasi: Data inflasi AS terbaru (CPI dan PCE) menunjukkan penurunan yang berkelanjutan, memberikan The Fed alasan untuk menahan diri dari kenaikan suku bunga lebih lanjut. Meskipun inflasi belum mencapai target 2% The Fed, trennya menunjukkan perbaikan.

  • Pasar Tenaga Kerja Mendingin: Pasar tenaga kerja AS menunjukkan tanda-tanda pendinginan yang sehat, mengurangi kekhawatiran akan spiral harga-upah yang dapat memicu inflasi kembali. Kondisi ini membuat pasar hampir 100% yakin bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga di level saat ini (jeda) pada pertemuan 12-13 Desember.

2. Hubungan Terbalik Aset Risiko dan Suku Bunga

 

  • Biaya Pinjaman: Ketika suku bunga dipertahankan atau diproyeksikan akan turun, biaya pinjaman bagi perusahaan dan investor berkurang. Hal ini mendorong investor untuk mencari hasil yang lebih tinggi pada aset-aset yang lebih berisiko seperti saham teknologi dan kripto.

  • Dolar AS Melemah: Ekspektasi pause atau pivot The Fed cenderung melemahkan nilai Dolar AS, yang secara historis berkorelasi positif dengan penguatan harga Bitcoin. Reli Bitcoin Suku Bunga Fed Desember yang stabil menegaskan sentimen ini.

🚀 Pendorong Kripto Jangka Panjang: Dua Katalis Besar

 

Meskipun stabilitas The Fed memberikan dasar yang kuat bagi harga Bitcoin, dua katalis utama di masa depan terus mendorong optimisme jangka panjang.

1. Menanti Persetujuan Bitcoin Spot ETF

 

Salah satu pendorong hype terbesar di kuartal terakhir 2025 adalah spekulasi persetujuan Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin spot di AS.

  • Modal Institusional: Persetujuan ETF spot akan membuka pintu bagi investor institusional besar, dana pensiun, dan penasihat keuangan untuk dengan mudah berinvestasi dalam Bitcoin. Ini diperkirakan akan menyuntikkan modal segar miliaran dolar ke pasar, yang dapat memicu lonjakan harga yang signifikan.

  • Prospek Awal 2026: Meskipun persetujuan tidak diharapkan terjadi pada Desember, pasar yakin bahwa persetujuan tersebut akan datang pada awal tahun 2026, menjaga momentum beli (buying momentum) tetap hidup.

2. Bitcoin Halving Mendatang

 

Event halving Bitcoin yang akan terjadi pada April 2026 (sekitar lima bulan lagi) secara historis selalu menjadi sinyal rally harga besar-besaran.

  • Pengurangan Pasokan: Halving mengurangi pasokan Bitcoin baru yang memasuki pasar (imbalan mining dikurangi separuhnya). Mengingat permintaan yang stabil atau meningkat (terutama dari ETF), pengurangan pasokan ini secara inheren meningkatkan tekanan harga ke atas. Kesadaran akan halving telah menopang Reli Bitcoin Suku Bunga Fed yang terlihat sekarang.

⚠️ Risiko yang Harus Diwaspadai di Akhir Tahun

 

Meskipun prospeknya cerah, investor harus tetap mewaspadai risiko yang mungkin muncul di akhir tahun.

1. Volatilitas Akhir Tahun

 

  • Likuiditas Rendah: Periode liburan (Natal dan Tahun Baru) sering ditandai dengan likuiditas yang rendah di pasar keuangan. Volume perdagangan yang tipis dapat memperkuat pergerakan harga, baik ke atas maupun ke bawah.

  • Profit Taking: Beberapa investor yang telah mendapatkan keuntungan besar sepanjang tahun 2025 mungkin memilih untuk melakukan profit taking (merealisasikan keuntungan) sebelum akhir tahun karena alasan pajak atau kebutuhan likuiditas, yang dapat memicu koreksi jangka pendek.

2. Potensi Black Swan Events

 

Meskipun reli Bitcoin saat ini didukung oleh makroekonomi yang stabil, pasar kripto tetap rentan terhadap black swan events, seperti kegagalan bursa besar, hack besar, atau tindakan regulasi yang tidak terduga di yurisdiksi utama.

Reli Bitcoin Suku Bunga Fed yang terkunci di Desember memberikan landasan yang solid bagi pasar kripto untuk mengakhiri tahun 2025 dengan kuat. Dengan The Fed yang kemungkinan besar selesai dengan kenaikan suku bunga dan katalis jangka panjang seperti ETF dan halving yang semakin dekat, sentimen optimisme tampaknya akan mendominasi memasuki tahun 2026.

Baca juga:

Informasi ini dipersembahkan oleh paus empire

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *